Ceritanya begini, beberapa hari yang lalu saya sakit sampai 2 hari nggak ngantor. Saat itu saya bingung, mau ke Rumah Sakit atau klinik rasanya males. Soalnya jauh, badan lemes dan kebetulan gak ada yang ngantar. Akhirnya saya putuskan untuk ke puskesmas dekat rumah.
Sebenarnya nggak ada masalah dengan puskesmas kalau sekedar mau obat dan sakitnya enteng-entengan saja.
Masalahnya, agak susah bagi masyarakat kalau mengharapkan diagnosa yang akurat dari puskesmas.
Kemaren waktu ke puskesmas badan saya nggak diperiksa sama sekali. Cuma ditanya : Yang sakit apanya ? Sudah minum obat atau belum ? Kalau makan sakit atau tidak ?
Sudah …. sekitar itu saja. Nggak ada pemeriksaan apa-apa, tahu-tahu saya dikasih resep.
Yang ingin saya sampaikan adalah : Kalau ke dokter (praktek di rumah) atau ke klinik biasanya orang sakit diperlakukan dengan lebih “manusiawi”. Misalnya dilihat bagian tubuh tertentu dan dilihat tanda fisik (bengkak … merah, pucat dll) atau diraba untuk memeriksa organ tubuh (apakah kalau dipegang rasanya sakit … atau keras). Pokoknya ada acara raba-meraba (atau minimal dilihat / didengar).
Lha … ini di puskesmas nggak diapa-apain … tahu-tahu dikasih resep. Kalau salah diagnosa bagaimana ?
Saya yakin, masih banyak dokter puskesmas yang bekerja tulus dan sungguh-sungguh. Mungkin hanya kebetulan saja saya yang mendapat pengalaman diperiksa “asal-asalan” seperti ini.
Tetapi alangkah malangnya seandainya banyak orang mendapatkan pengalaman serupa. Jangan-jangan masyarakat sudah terbiasa nrimo saja. Pokoknya kalau mau pelayanan bagus ya ke dokter yang praktek pribadi. Kalau mau ke puskesmas ya pelayanannya seperti itu …
Walaupun kondisi saya akhirnya membaik juga, toh rasanya agak kurang puas. Habis …. nggak diraba sih …. ![]()



9 comments ↓
heuheuheu..untung ga salah ngasih obat..emg tuh mas,, kayanya ogah2an kerjanya mereka..saya juga penah ngalamin kok,,
Mental khas birokrasi.tak peduli disekolah, poliklinik,terminal,dll..mayoritas pemalas. Mereka mengaku pelayan masyarakat, tapi sebenarnya yang membebani masyarakat
karena bayarnya murah ya ndak diraba, mas. coba bayarnya mahal, pasti ndak cuma diraba tapi juga di …
mungkin petugas di puskesmasnya lebih hebat dari dokter mas, jadi sekali liat aja udah tahu masalah.
btw makasih udah ikutan aglocomails dari ref saya, ntar kalo emang dibayar sama mereka ada bonusnya deh.
kunjungan balik nih
“Bu Dokter, mau donk diraba-raba…”
Kene Mas tak RABA
lho dokternya lebih ampuh dari dukun bayi, jadi wis ngerti ini laki apa perempuan.. hehehehe….
kalo mau yang lebih bagus pelayanannya ya ke RS, mas
Leave a Comment