The Luck Factor

Photo Sharing and Video Hosting at PhotobucketPernahkah anda merenungkan, berapa banyak diantara teman anda yang semasa sekolah mereka tergolong siswa yang pintar. Tetapi bertahun tahun kemudian anda dapati mereka hanya sebagai karyawan biasa, dengan pendapatan yang biasa-biasa saja.

Sebaliknya, mungkin ada pula diantara teman-teman anda yang dulunya hanya siswa dengan kemampuan biasa-biasa saja. Bahkan beberapa diantaranya bisa dikategorikan bandel. Tetapi sekarang mereka menjadi orang-orang yang sukses dan berpengaruh. Penghasilan mereka juga selangit.

Apa yang membedakan mereka ?

Apa yang membuat golongan yang satu bisa disebut sebagai Golongan Beruntung, sedangkan yang lainnya disebut sebagai Yang Kurang Beruntung ?

Hal inilah yang membuat Professor Richard Wiseman merasa tergelitik.

Professor Wiseman mengumpulkan 400 sukarelawan dari berbagai latar belakang untuk meneliti mengapa seseorang bisa menjadi seseorang yang sangat beruntung. Sedangkan sebagian lagi kurang beruntung.

Dalam salah satu percobaannya, profesor memberikan setumpuk koran kepada para sukarelawan. Dengan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto ada di koran tersebut.

Hasilnya ? Orang yang kurang beruntung perlu 20 menit untuk menyelesaikan tugas. Sedangkan orang yang beruntung hanya butuh beberapa detik saja.

Mengapa ? Karena pada halaman kedua ada pesan yang bertulis “Berhenti menghitung, ada 43 foto di koran ini“. Pesan ini sebenarnya cukup mencolok, tetapi orang  yang kurang beruntung cenderung melewatkannya.

Kemudian, pada halaman lain juga tertulis “Berhenti menghitung. Beritahu pengawas bahwa anda melihat ini dan memenangkan $250″. Sekali lagi, orang yang kurang beruntung melewatkan pesan ini. Mereka terlalu sibuk untuk menghitung foto.

Dari percobaan tersebut, Prof Wiseman berpendapat bahwa orang yang kurang beruntung lebih tegang dalam menghadapi hidup. Sedangkan orang beruntung lebih relax saja.

Kesimpulan dari berbagai percobaan Prof Wiseman adalah bahwa orang-orang yang beruntung mengembangkan keberuntungan mereka dengan 4 prinsip dasar. Agar saya tidak salah menginterpretasikan, saya kutipkan dalam bahasa Inggrisnya saja.

Lucky people generate their own good fortune via four basic principles. They are skilled at creating and noticing chance opportunities, make lucky decisions by listening to their intuition, create self-fulfilling prophesies via positive expectations, and adopt a resilient attitude that transforms bad luck into good

Dengan demikian, Prof Wiseman menegaskan bahwa orang yang bahagia dengan hidup mereka akan menjadi lebih beruntung. Ingat … prosesnya adalah Bahagia terlebih dahulu , baru kemudian beruntung.

Jadi … Don’t worry …. Be Happy

12 comments ↓

#1 de_naturaleza on 11.06.07 at 12:07 pm

iihhh…blogmu keren ya…
hehee…trus…yang beruntung tu gimana ya…????
…..
mungkin punya nyokap rektor trisakti dan bokap punya pabrik gudang garam kali ya…????hehehe…
salam kenal….
ehh…minta pendapat tentang blogku dong…menurutmu gimana???

musicallyric
e-technonews
software-freeware
e-olympics
e-movienews

makasihh yaa…

#2 ayahshiva on 11.06.07 at 12:24 pm

gimana bisa bahagia jika gak pernah beruntung

#3 [ew] on 11.06.07 at 3:10 pm

klo dipikir kadang g adil hidup ini, ya itu tadi kita udah kerja keras banting tulang tapi klo nasibnya lagi ngga beruntung ya apess…

mestinya, don’t worry… be optimis, secara bnr kata ayahshiva, gmn bs bahagia klo g pernah beruntung :d

#4 cakbowo on 11.07.07 at 12:05 pm

de_naturaleza #
Monggo mas … silakan.
Tapi ngomong-ngomong promosinya kok rombongan tuh.

#5 cakbowo on 11.07.07 at 12:14 pm

ayahshiva & ew #

Begini maksudnya.
Sebenarnya statement itu ditujukan untuk orang yang kurang beruntung. Mereka dianjurkan untuk lebih terbuka, lebih riang, lebih santai. Dengan demikian mereka diharapkan akan lebih bahagia.
Memang orang yang berbahagia akan lebih banyak menerima keberuntungan.
Hasil penelitian Prof Wiseman begitulah adanya.

#6 Kombor on 11.07.07 at 3:28 pm

Selama ini saya merasa bahagia dengan apa yang ada. Apakah saya termasuk beruntung?

#7 tjahaju on 11.07.07 at 4:43 pm

hmm.. aku termasuk yang mana ya, he3x

#8 Andy OrangeMood on 11.07.07 at 10:17 pm

Interesting… :)

Terus terang saya adalah orang yang selalu merasa beruntung, dan beberapa teman saya menjuluki saya si Untung, mungkin anda juga jika melihat apa saja keberuntungan saya *khususnya dalam 1 tahun terakhir ini. :)

Just want to share, apa yang dikatakan Prof, Richard Wiseman adalah benar, orang-orang yang beruntung tidak hanya berdiam diri, mereka mempuyai kemampuan untuk membuat dan melihat kesempatan atau peluang, kemudian membuat keputusan yang baik dan tepat dengan mendengarkan intuisi mereka yang kuat, kemudian menanggapinya dengan tindakan dan harapan yang positif, kemudian mengadaptasi tindakan mereka untuk mencapai apa yang mereka inginkan atau mengubah sesuatu yang negative menjadi keberuntungan.

Logikanya adalah jika ada 2 orang yang mendapatkan keberuntungan yang sama persis, hasil yang akan didapat bisa berbeda, tergantung bagaimana mereka memprosesnya. :)

“Andy OrangeMood is Online Advertising Consultant”

#9 edratna on 11.08.07 at 1:09 pm

Setuju…
Mengapa orang tak bahagia? Karena selalu melihat ke atas, kepada orang2 yang lebih beruntung.

Jadi harus diawali merasa bahagia dulu, bersyukur atas apa yang telah kita capai selama ini…dan setelah itu, karena bahagia, tenang, pikiran adem, kita bisa melihat peluang…inilah yang kadang dilihat orang lain sebagai beruntung.

Saya termasuk orang yang beruntung, karena dulu saya tak bermimpi bisa mencapai seperti sekarang….

#10 cakbowo on 11.08.07 at 1:40 pm

Mas Kombor & tjahaju#
Wah, sepertinya yang bisa menjawab bahwa anda beruntung atau tidak itu adalah diri anda sendiri.
Pasti hati kecil kita merasakan, kita ini beruntung atau nggak ya ?

Mas Andy#
Pengalamannya asik juga mas. Nanti ditunggu resep supaya beruntung versi mas Andy.

Bu EdRatna#
Sepertinya mirip dengan saya Bu. Yang penting bahagia, bersyukur dulu. Toh nanti rejeki yang lainnya Insya Allah bakal mengikuti.

Eh .. makasih lho sudah mampir.

#11 Pogung177 on 11.09.07 at 1:04 am

Wah keren kan artikelnya, emang orang yg menikmati hidup “nrimo” bahasa jawanya hidupnya lebih banyak diberkahi keberuntungan dr pada mereka yg cenderung mencari2 keberuntungan malah gak dapet2.

#12 cakbowo on 11.09.07 at 10:33 am

Wah, ada Mas Pogung nih.
Thanks mas. Semoga bisnis Major League Baseball nya makin mantap.

Leave a Comment

:) :( :d :"> :(( :n/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »