Dua Puluh Tahun Kemudian

Cangkrukan Kalibata

Ini bukan terjemahan dari novel Alexandre Dumas, Twenty Years After. Tetapi ini kisah dari saya dan teman-teman yang sempat terpisah sekitar 20 tahunan.

Bagi generasi sekarang, terdapat lebih banyak pilihan untuk berkomunikasi. Mulai dari sms sampai internet. Belum lagi ponsel 3G. Ditambah lagi dengan berbagai situs pertemanan seperti FriendSter ataupun Facebook. Belum lagi ditambah dengan berbagai situs blog.

Lha …. jaman saya dulu nggak demikian. Boro-boro mau ada internet atau sms. Telepon aja nggak merata.

Saya lulus dari SMA Negeri 1 Malang pada tahun 1987  ( he he … berarti sekarang sudah “veteran” ). Tahun segitu itu komunikasi tentu tidak seperti sekarang. Dulu mau telpon saja mesti nebeng ke orang-orang tertentu. .

Akibat sulitnya komunikasi, kami masih sering mengandalkan jasa surat-menyurat. Kalau ada berita urgent, kami biasa mengandalkan jasa telegram.

Waktu masih baru lulus SMA sih masih sering tulis surat. Tapi kan lama kelamaan males juga. Akhirnya komunikasi putus sama sekali.

Tidak terasa … sudah 20 tahun lebih kami ini lulus dari SMA. Selama itu pula kami jarang atau tidak pernah bertemu, oleh berbagai alasan. Kami juga tidak tahu kabar keberadaan kami masing-masing.

Sampai suatu ketika - hari Selasa lalu - saya bertemu dengan teman-teman tersebut. Kami membawa cerita kehidupan masing-masing - maklum - sudah 20 tahun tidak bertemu. Ada yang pindah-pindah dari Ambon dan Irian Jaya, ada yang dari Malang dan Pasuruan (Jawa Timur). Ada yang tetap di Jakarta seperti saya. 

Ini sengaja saya tuliskan nama-nama orang yang ada pada foto diatas. Siapa tahu dicatat oleh search engine. Dari kiri ke kanan : Djunaidi Djoko Prasetyo, Dwi Setia Dharmawan, Raden Prabowo, Wicaksono. Semuanya lulusan tahun 1987 dari SMA Negeri 1 Malang.

Sahabat tetaplah sahabat. Walaupun kita terpisah selama 20 tahun -  banyak perubahan yang terjadi - kita tetap saja bisa ngobrol enak seperti dulu.

Yang agak disesalkan adalah - mbok ya komunikasi bisa lebih lancar. Kalau jaman dulu telepon sudah banyak, atau internet sudah sepesat sekarang …. tentu kami tidak harus terpisah selama 20 tahun. Lama benerrrrr …..

Saung Udjo

Saung Udjo

Hari Jum’at kemaren kami jalan-jalan ke Saung Mang Udjo. Lokasi di daerah Cicaheum, Bandung.

Sebelumnya sih agak ogah juga … ngapain sih mau makan aja mesti jauh-jauh ke Saung Mang Udjo ?

Bukankah dimana-mana (juga di Jakarta) sudah banyak saung ?

Ternyata memang beda bung …

Yang dijual disini adalah pertunjukannya. Jadi pada saat-saat tertentu pengunjung akan disuguhi pertunjukan angklung, wayang golek dan tari/musik tradisional.

Kalau masalah makanan sih sepertinya biasa saja …. nggak istimewa.

Yang istimewa ya pertunjukannya itu.

Disana juga ada pertunjukan wayang golek yang disajikan secara singkat (sekitar 10 menit). Padahal, umumnya sih pertunjukan wayang golek bisa berjam-jam.

Pengunjung juga diberikan kesempatan untuk belajar angklung. Lumayan juga, jadi teringat masa waktu sekolah dulu.

Kalau sudah punya anak yang sekolah SD, bagus juga kok ke Mang Udjo. Untuk menambah wawasan tentang kesenian tradisional Indonesia.

Tapi kalau anaknya masih terlalu kecil, sepertinya agak bosen juga disana. Sampai saat ini (Maret 2008) tidak ada mainan anak-anak seperti ayunan, prosotan dll. Jadinya kalau masih terlalu kecil malah repot nguber-nguber bocah ……

Mau Beli Klub Sepakbola ?

Ebbsfleet United

Jaman sekarang nggak harus sekaya Roman Abramovich untuk membeli klub sepakbola. Sebagai orang biasa, dengan duit yang juga biasa-biasa seseorang sudah bisa ikut memiliki sebuah tim sepakbola. Klub Inggris lagi !

Nama klubnya Ebbsfleet United FC. Di Indonesia nggak begitu dikenal. Maklum, mereka bukan anggota English Premier League. Saat ini mereka berlaga di Blue Square Premier, yaitu Level 5 dari Liga Inggris (kalau Liga Primer adalah level 1).

Klub ini bukan dimiliki oleh konglomerat seperti Abramovich, tapi dimiliki oleh komunitas online myfootballclub.

Untuk menjadi anggota Myfootballclub , anda cukup membayar £ 35 pertahun dan resmilah anda menjadi salah seorang pemilik klub sepakbola Inggris. Anda bisa menentukan pemain mana yang akan dibeli maupun pemain mana yang akan ditransfer. Anda bisa ikut menentukan kepentingan klub dimasa depan. Pendeknya, keputusan penting ditentukan oleh komunitas.

Ternyata model pengelolaan klub seperti diatas cukup berhasil sehingga diikuti klub lainnya. Sebagai contoh, situs www.mybufc.com juga mengumpulkan dana untuk membeli klub Inggris lainnya yaitu Biggleswade United. Disini iuran tahunannya sedikit lebih murah, yaitu £ 23.5 (lewat PayPal) setahun.

Sama seperti MyFootballClub. Setelah anda menjadi anggota, anda juga mempunyai hak untuk menentukan masa depan tim tersebut.

Anda tertarik beli klub sepakbola Inggris ?

Walaupun saya adalah pendukung AREMA Malang, sebenarnya ingin juga sih ikutan beli salah satu dari klub diatas. Lumayan juga untuk keren-kerenan : “Nih gua punya klub sepak bola Inggris“.

Tapi saat ini keinginan saya ditunda dulu.

Premium mau langka nih … hiks …… :-(

Minta Diraba …

DoctorCeritanya begini, beberapa hari yang lalu saya sakit sampai 2 hari nggak ngantor. Saat itu saya bingung, mau ke Rumah Sakit atau klinik rasanya males. Soalnya jauh, badan lemes dan kebetulan gak ada yang ngantar. Akhirnya saya putuskan untuk ke puskesmas dekat rumah.

Sebenarnya nggak ada masalah dengan puskesmas kalau sekedar mau obat dan sakitnya enteng-entengan saja.

Masalahnya, agak susah bagi masyarakat kalau mengharapkan diagnosa yang akurat dari puskesmas.

Kemaren waktu ke puskesmas badan saya nggak diperiksa sama sekali. Cuma ditanya : Yang sakit apanya ? Sudah minum obat atau belum ? Kalau makan sakit atau tidak ?

Sudah …. sekitar itu saja. Nggak ada pemeriksaan apa-apa, tahu-tahu saya dikasih resep.

Yang ingin saya sampaikan adalah : Kalau ke dokter (praktek di rumah) atau ke klinik biasanya orang sakit diperlakukan dengan lebih “manusiawi”. Misalnya dilihat bagian tubuh tertentu dan dilihat tanda fisik (bengkak … merah, pucat dll) atau diraba untuk memeriksa organ tubuh (apakah kalau dipegang rasanya sakit … atau keras). Pokoknya ada acara raba-meraba (atau minimal dilihat / didengar).

Lha … ini di puskesmas nggak diapa-apain … tahu-tahu dikasih resep. Kalau salah diagnosa bagaimana ?

Saya yakin, masih banyak dokter puskesmas yang bekerja tulus dan sungguh-sungguh. Mungkin hanya kebetulan saja saya yang mendapat pengalaman diperiksa “asal-asalan” seperti ini.

Tetapi alangkah malangnya seandainya banyak orang mendapatkan pengalaman serupa. Jangan-jangan masyarakat sudah terbiasa nrimo saja. Pokoknya kalau mau pelayanan bagus ya ke dokter yang praktek pribadi. Kalau mau ke puskesmas ya pelayanannya seperti itu …

Walaupun kondisi saya akhirnya membaik juga, toh rasanya agak kurang puas. Habis …. nggak diraba sih …. :-)

Bahagia 64 Hari Dalam Setahun

Happiness

Bila anda sangat mencintai pekerjaan anda, berbahagialah!

Berarti ada peluang bahwa hari-hari bahagia anda lebih banyak dari 64 hari dalam setahun.

Darimana angka 64 hari ini berasal ? Angka 64 ini memang hanya ilustrasi. Mungkin saja tidak sesuai dengan sebagian besar dari kita.

Dalam setahun, anda mendapat jatah libur berapa hari ? Sebagian diantara kita mungkin ada yang mempunyai hak libur selama sebulan penuh (30 hari). Tapi ada juga yang hanya punya hak libur 12 hari kerja.

Berapa hari anda libur dalam seminggu ? Sebagian ada yang hanya libur 1 hari. Sebagian lainnya mempunyai hak untuk libur 2 hari dalam seminggu.

Nah, jika seseorang hanya punya 12 hari libur dalam setahun. Dan juga ditambah 1 hari libur setiap minggunya (berarti 52 hari dalam setahun), maka dia punya hari libur sebanyak 64 hari. ( 52 + 12 ).
Lanjutkan

Beli Nama Bintang

StarsHmm … sebenarnya saya nggak beli ding, saya pakai yang gratisan.

Beberapa waktu terakhir ini sudah banyak situs internet yang menjual nama bintang.

Seperti diketahui, galaksi di alam semesta ini jumlahnya milyaran. Nah, kalau galaksi saja jumlahnya milyaran, maka bisa dibayangkan, betapa banyaknya jumlah bintang di alam semesta ini. Padahal, dalam satu galaksi saja bisa berisi sekian milyar bintang.

Lihat cara memberi nama bintang disini